BAB
II
KERANGKA
KONSEPTUAL
2.1 Pengertian, Tujuan,
Asas, Manfaat Bimbingan
dan Konseling Karir
2.1.1
Pengertian Bimbingan
dan Konseling Karir
Bimbingan karir ( vocational
guidance ) merupakan salah satujenis bimbingan yang berusaha membantu siswa
dalam memecahkan masalah karir untuk memperoleh penyesuaian diri yang
sebaik-baiknya, baik pada waktu itu maupun masa yang akan datang. ( Anas, 2010
: 115). Bimbingan karir bukan hanya memberikan bimbingan jabatan, tetapi
mempunyai arti luas yaitu memberikan bimbingan agar siswa dapat memasuki
kehidupan, tata hidup dan kejadian dalam kehidupan dan mempersiapkan diri dari
kehidupan sekolah menuju dunia kerja. Menurut Donald D. Super (1975)
mengartikan bimbingan karir sebagai suatu proses membantu pribadi untuk
mengembangkan penerimaan kesatuan dan gambaran diri serta perannya dalam dunia
kerja.
Bimbingan
Bimbingan karir ialah proses membantu sseorang untuk mengerti dan menerima
gambaran tentang diri pribadinya dan gambaran tentang dunia kerja diluar
dirinya, mempertemukan gambaran-gambaran tentang diri tersebut dengan dunia
kerja itu untuk pada akhirnya dapat memilih biang pekerjaan, menyiapakan diri
untuk bidang pekerjaan, memasuki pekerjaan, membina karir dalam bidang tersebut
(Rochman, Natawidjaja, 1980 : 1)
2.2.2
Tujuan Bimbingan Karir
Menurut Moh Surya, 1981 : 3 - 4 tujuan bimbingan
karir adalah sebagai berikut :
1.
Dapat menilai dan
memahami dirinya terutama mengenai potensi dasar, minat, sikap, dan kecakapan.
2.
Mempelajari dan
mengetahui berbagai jenis pekerjaan yang berhubungan dengan potensi dan
minatnya.
3.
Mempelajari dan
mengetahui tingkat kepuasan yang mungkin dapat dicapai dari suatu pekerjaan.
4.
Memiliki sikap positif
dan sehat terhadap dunia pekerjaan.
5.
Memperoleh pengerahan
mengenai semua jenis pekerjaan yang ada di lingkungannya.
6.
Mempelajari dan
mengetahui jenis-jenis pendidikan atau latihan yang dapat diperlukan untuk
suatu pekerjaan tertentu.
7.
Dapat memberikan penilaian
pekerjaan secara tepat
Menurut Bimo
Walgito 2010 : 202 secara rinci tujuan dari bimbingan karir adalah :
1.
Dapat memahami dan
menilai dirinya sendiri terutama yang kaitan dengan potensi yang ada dalam
dirinya mengenai kemampuan, minat, bakat, sikap, dan cita-citanya.
2.
Menyadari dan
memahami nilai-nilai yang ada dalam dirinya dan yang ada dalam masyarakat.
3.
Mengetahui berbagai
jenis pekerjaan yang berhubungan dengan potensi yang ada dalam dirinya,
mengetahui jenis-jenis pendidikan dan latihan yang diperlukan bagi suatu bidang
tertentu serta memahami hubungan usaha dirinya yang sekarang dengan masa
depannya.
4.
Menemukan
hambatan-hambatan yang mungkin timbul, yang disebebkan oleh dirinya sendiri dan
faktor lingkungan serta mencari jalan untuk dapat mengatasi hambatan-hambatan
tersebut.
5.
Dapat merencanakan
masa depannya, serta menemukan karir dan kehidupannya yang serasi atau sesuai.
2.2.3
Asas Bimbingan dan
Konseling Karir
Dalam pelaksanaannya
bimbinngan karir memegang asas-asas sebagai berikut :
1.
Pelaksanann bimbingan
karir disekolah harus didasarkan kepada hasil penelusuran yang cermat terhadap
kemampuan dan minat siswa serta pola dan jenis karir dalam masyarakat.
2.
Pemilihan dan penentuan
jenis bidang karir didasarkan pada keputusan siswa sendiri melalui penelusuran
kemampuan dan minat serta pengenalan karir dalam masyarakat, baik karir yang
telah berkembang maupun karir yang mungkin dapat dikembangkan dalam masyarakat.
3.
Pelaksanan bimbingan
karir harus merupakan suatu proses yang berjalan terus mengikuti pelaksanaan
progam pendidikan di sekolah dan juga sebaiknya setelah tamat sekolah.
4.
Pelaksanann bimbingan
karir harus merupakan perpaduan pendayagunaan setinggi-tingginya potensi siswa
dan potensi lingkungan.
5.
Pelaksanann bimbingan
karir jangan sampai menimbulkan tambahan beban pembiayaan yang berlebihan.
6.
Pelaksanaan bimbingan karir
harus menjalin hubungan kerja sama antara sekolah dengan unsure-unsur diluar
sekolah dan bersifat saling menunjang fungsi masing-masing, serta mengarah
kepada pencapaian tujuan pembinaan generasi muda yang diharapkan.
2.2.4
Manfaat Bimbingan dan
Konseling Karir
1.
Bimbingan karir dapat
memberikan nilai-nilai pribadi dan sosial kepada individu.
2.
Adanya kebutuhan
individu untuk bekerja setelah ia menyelesaikan sekolah.
3.
Bimbingan karir dapat
dipakai sebagai alat untuk mengetahui potensi dari individu yang bersangkutan.
4.
Mengurangi kemungkinan
ketidakcocokkan dalam pekerjaan.
5.
Bimbingan karir lebih
menitikberatkan pada perencanaan kehidupan.
2.2.5
Standar Prosedur
Operasional (SPO)
Kegiatan
“Standar prosedur operasional kegiatan
dalam penyusunan program meliputi 4 tahap yaitu perencanaan, penyusunan,
pelaksanaan, dan penilaian” (Supriyo, 2010:77). Secara rinci tahap-tahap
tersebut sebagai berikut:
1. Perencanaan
Pada tahap perencanaan hal-hal yang
harus dikerjakan pengembang program adalah sebagai berikut:
1)
Meneliti kebutuhan
konseli
2)
Mengklasifikasikan
tujuan-tujuan yang ingin dicapai
3)
Membuat batasan jenis
program yang akan dibuat
4)
Meneliti jenis-jenis
program yang sudah ada
5)
Mengupayakan dukungan
dan kerjasama dari staf sekolah, orang tua dan masyarakat
6)
Menentukan prioritas
program
2.
Penyusunan program
Pada
tahap ini kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh pengembang program adalah:
1)
Merumuskan
tujuan-tujuan program secara operasional dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang
dapat diukur hasilnya
2)
Memilih strategi
pelaksanaan program yang sesuai dengan kondisi dan situasi sekolah yang
bersangkutan
3)
Menjabarkan
komponen-komponen program
4)
Menganalisis kemampuan
staf sekolah
5)
Mengadakan peningkatan
kemampuan atau pengembangan staf pelaksana program
3.
Pelaksanaan program
Pada
tahap ini kegiatan-kegiatan yang dilakukan adalah sebagai berikut:
1)
Mengidentifikasi
sumber-sumber yang diperlukan yang meliputi manusia, sarana, prasarana, dan
waktu
2)
Membuat instrumen
pengukuran keberhasilan pelaksanaan program
3)
Melaksanakan program
dan menyesuaikan program dengan pelaksanaan program-program sekolah yang lain
4)
Mengadakan perubahan
atau perbaikan program berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan
4.
Penilaian program
Pada
tahap ini kegiatan yang dilakukan adalah:
1)
Menentukan
komponen-komponen program yang akan dinilai
2)
Memilih model penilaian
program yang akan digunakan
3)
Memilih instrumen
penilaian
4)
Menentukan prosedur
pengumpulan data
5)
Menciptakan sistem
monitoring pelaksanaan program
6)
Menyajikan data,
analisis, dan laporan hasil penilaian.
Karena praktik bimbingan karir ini menggunakan layanan
bimbingan klasikal, maka secara garis besar perencanaan pelaksanaannya adalah
sebagai berikut:
1.
dentifikasi
Kebutuhan
Supaya mengetahui kebutuhan dan masalah individu, dapat
dilakukan berbagai instrumen, seperti menggunakan alat ungkap masalah baik
menggunakan cek list ataupun kuesioner. Berdasarkan pengumpulan data tersebut
kemudian ditabulasi setelah itu dianalisis kebutuhan atau masalah apa saja yag
menimpa individu tersebut. Berdasarkan hasil analisis ini selanjutnya disusun
perencanaan program bimbingan dan konseling.
2.
Menentukan
Karakteristik Sekolah
Program yang akan disusun harus disesuaikan dengan
situasi dan kondisi sekolah, seperti apakah sekolah tersebut, negeri atau
swasta sekolah tersebut, berada di desa atau kota sekolah tersebut, dan lain
sebagainya. Hal ini tentu saja sangat penting guna layanan bimbingan dan
konseling tersebut dapat sesuai dengan keadaan sekolah.
3.
Menentukan Skala
Prioritas
Berdasarkan analisis kebutuhan di atas, masalah yang
bersifat penting dan mendesak perlu mendapatkan perhatian khusus untuk segera
mendapatkan layanan bombingan dan konseling.
4.
Menentukan Program
Tahunan
Program tahunan yaitu keseluruhan layanan bimbingan dan
konseling yang akan diberikan selama setahun. Program ini merupakan jabaran secara
rinci dari serangkaian layanan bimbingan dan konseling yang menjadi tanggung
jawabnya.
5.
Menentukan Program
Semesteran
Program semesteran didasarkan pada program tahunan
sehingga dapat diketahui dan direncanakan kegiatan apa yang akan dilakukan
selama satu semester.
6.
Menentukan Program
Bulanan, Mingguan, dan Harian.
Program
ini mengacu pada program yang sudah dijabarkan dalam program tahunan dan
semesteran. Sehingga akan tampak jelas apa
yang dilakukan setiap harinya.








0 komentar:
Posting Komentar
Tulis komentar yang sopan yah..?? ^_^